SMK NUSAPUTERA 2

SMK NUSAPUTERA 2
[] PANDEMI COVID 19 SEDANG MELANDA [] TERUS PUPUK SEMANGAT BELAJAR [] CITA-CITA KALIAN SUDAH SEMAKIN DEKAT, NEGERI INI MEMBUTUHKAN SUMBANGSIH KALIAN [] QUALITY IN ME []

PTM 100%

ALUMNI  ARTIKEL  GALERI   PPD   SEKOLAH 

PTM 100 %  ....?

Dilema antara Pendidikan dan Kesehatan di SMK Nusaputera 2 Semarang

Penulis : Apoteker Maya Ary Wardhani, S.Farm.
Guru Farmakologi SMK Nusaputera 2

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas dengan kapasitas 100% yang dapat diberlakukan disejumlah daerah pada bulan Januari 2022, menuai pro dan kontra di tengah publik karena ancaman Omicron. Situasi pandemi yang belum sepenuhnya berakhir membuat sejumlah pihak menilai kebijakan tersebut perlu ditunda dan dievaluasi.

Namun di sisi lain Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi menganggap situasi mulai membaik, dibandingkan beberapa bulan terakhir. Berdasarkan pantauan, sudah banyak progres kondisi pandemi juga membaik dan situasi PPKM mulai menurun. Imbas dari pandemi banyak orang tua merasa pembelajaran jarak jauh yang diikuti oleh anaknya tidak memberikan kemampuan bagi mereka dan merasa sama saja anak tidak sekolah. Selain itu berdasarkan riset terjadi penurunan kemampuan belajar selama masa pandemi. Termasuk di dalamnya bertambahnya  kekerasan dalam rumah tangga, resiko pernikahan anak, eksploitasi anak meningkat cukup tinggi. 

Alasan tersebut yang menjadi dasar mengapa Kemendikbud mempercepat penggelaran PTM 100 %. SMK Nusaputera 2 adalah salah satu dari sekian SMK swasta di Semarang yang sudah melakukan sistem Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas. Adapun beberapa syarat yang harus dilaksanakan selama PTM, diantaranya :

  1. Tidak terkonfirmasi dengan orang terinfeksi Covid-19 maupun tidak menjadi kontak erat Covid- 19
  2. Sehat dan jika mengidap penyakit penyerta (komorbid) harus dalam kondisi terkontrol
  3. Tidak memiliki gejala Covid-19, termasuk orang yang serumah dengan warga satuan pendidikan
  4. Capaian vaksinasi dosis 2 pada pendidik dan tenaga pendidik di atas 80%


Pihak SMK Nusaputera menyatakan proses PTM terbatas berjalan dengan lancar, karena didukung oleh sistem yang baik diantaranya sekolah memastikan PTM terbatas bukanlah sekolah seperti biasa, karena di dalam prosesnya durasi belajar berbeda dari umumnya. Jumlah peserta didik dapat 100% dari kapasitas ruang kelas dengan lama belajar 4 jam pelajaran per hari, yang dimulai dari pukul 08.00 sampai dengan pukul 12.00 WIB

Back to Home

FARMAKOGNOSI

 ALUMNI  ARTIKEL  GALERI   PPD   SEKOLAH 

Clitoria ternatea
Dibalik kecantikannya tersimpan potensi besar bagi kesehatan manusia.

Written by Apoteker Sophia Saraswati H S

Apa itu Clitoria ternatea? Nama yang cukup asing, tetapi jika kalian sudah melihat gambarnya atau nama lainnya…hmmm….kalian pasti tau apa itu Clitoria ternatea

Guys…kita akan mengenal Clitoria ternatea dengan lebih baik

Clitoria ternatea alias Butterfly Pea Flower alias Bunga Telang merupakan tanaman yang tumbuh merambat dan bisa ditemukan di tepi hutan/sawah/kebun. Bunga telang digunakan di seluruh dunia sebagai bunga hias dan secara tradisional digunakan sebagai pewarna makanan. Tanaman ini mempunyai bunga dengan warna putih, pink, ungu atau biru. 


Penelitian yang dilakukan oleh Ethel Jeyaseela Jeyaraj, Yau Yan Lim, Wee Sim Choo dengan judul "Extraction methods of butterfly pea ( Clitoria ternatea) flower and biological activities of its phytochemicals" menyebutkan bahwa bunga telang mempunyai kandungan/ senyawa aktif seperti kaempferol, quercetin dan myricetin glikosida, flavonoid, flavonol glikosida serta antosianin. 

Flavonoid, saponin, terpenoid, dan tanin merupakan metabolit sekunder Bunga Telang hasil skrining yang dilakukan oleh Erna Cahyaningsih, Putu Era Sandhi Kusuma Yuda, dan Puguh Santoso melalui penelitiannya "Skrining Fitokimia dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) dengan Metode Spektrofotometri UV-VIS."


MANFAAT

Budiasih pada tahun 2017 melakukan penelitian berjudul dalam “Kajian Potensi Farmakologis Bunga Telang (Clitoria ternatea)” menemukan potensi bunga telang sebagai antioksidan, antibakteri, anti inflamasi dan analgesik, anti parasit dan antasida, anti diabetes, anti-kanker, anti histamin, immunomodulator, dan potensi berperan dalam susunan saraf pusat. 


Manfaat bunga telang lebih lengkap antara lain: 

  1. Pewarna alami, antosianin. Berdasarkan penelitian Lisa Angriani yang dipublikasikan dalam Carnea Journal Vol. 2 Issue 1, Juni 2019, antosianin pada bunga telang memiliki warna yang bervariasi antara lain merah, ungu, biru, dan hijau. 
  2. Membantu meningkatkan kesehatan mata, antioksidan yang disebut proanthocyanidin dalam bunga telang telah diteliti dalam Social Science Research Network (SSRN). Hasilnya, bunga telang membantu kesehatan mata dengan meningkatkan aliran darah di kapiler mata. 
  3. Sifat anti-inflamasi dalam bunga telang bekerja dengan mengurangi peradangan, pembengkakan, dan produksi lendir di saluran udara penderita asma. 
  4. Bunga telang juga berpotensi sebagai antikanker. Publikasi dalam “International Journal of Pharmacognosy and Phytochemical Research” menguji bunga telang dan kandungannya. Hasilnya, sel kanker bisa mati hingga 63,8 % karena kandungan flavonoid dalam bunga telang, seperti kaempferol, delphinin dan quercetin.
  5. Ekstrak bunga telang diuji dalam “Journal of Applied Pharmaceutical Science” dan hasilnya menunjukkan aktivitas anti-diabetes karena secara signifikan menurunkan kadar glukosa serum. Dari hasil penelitian ini, bunga telang membuat sel-sel penghasil insulin berfungsi dan terjadi stimulasi pelepasan insulin sehingga dapat mengatasi diabetes. 
  6. Bunga telang merupakan agen antimikroba yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari mikroorganisme penyebab penyakit. Publikasi dalam “Journal of Ethnopharmacology” menunjukkan sifat antimikroba pada bunga telang bekerja pada tingkat sel untuk terus mengganggu dan mencegah pertumbuhan mikroorganisme seperti bakteri, jamur. 
  7. Teh bunga telang mengandung katekin yang berperan penting dalam membakar lemak perut dan membantu menurunkan berat badan.
  8. Bunga telang mengandung antioksidan yang tidak hanya melindungi tubuh dari infeksi tetapi juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Studi dalam “Pharmaceutical Biology” telah meneliti manfaat teh bunga telang dalam menurunkan kadar kolesterol tinggi-faktor risiko utama untuk penyakit jantung. 

Walaupun bunga telang mempunyai khasiat yang beraneka ragam, masyarakat luas banyak menggunakannya sebagai bahan pewarna karena warnanya yang  menarik. Pada saat ini banyak beredar produk – produk olahan bunga telang, diantaranya :


Produk olahan bunga telang yang lain masih banyak dan bervariasi. Walaupun yang diinginkan adalah pewarnanya, tetapi tidak tertutup kemungkinan senyawa aktif yang berkhasiat juga tersari saat proses pengolahan makanan terjadi. Oleh karena itu, perlu dipertimbangkan berapa banyak yang bisa dikonsumsi. 


Beberapa hal yang harus diwaspadai jika bunga telang dikonsumsi secara berlebihan :

  1. Mual & diare (jika dikonsumsi tanpa takaran & berlebihan) 
  2. Batu ginjal ( kandungan asam oksalat dapat mengikat senyawa lain sehingga memadat & terakumulasi di ginjal 
  3. Antigizi (senyawa yang diikat asam oksalat termasuk vitamin dan mineral sehingga kebutuhan vitamin & mineral tidak terpenuhi karena tidak dapat diserap tubuh) 
  4. Iritasi mata (pembuatan sediaan untuk mata harus steril, jika tidak, ada kemungkinan terkandung mikroorganisme, sehingga membahayakan mata
  5. Hati – Hati Penggunaan Pada Ibu Hamil Dan Menyusui, karena belum ada uji klinis yang menyatakan “aman” bagi ibu hamil dan menyusui.

Sekian sedikit dari informasi yang disampaikan, semoga dapat memberikan manfaat 

*diambil dari berbagai sumber

Back to HOME

Link yang penting diketahui