SMK NUSAPUTERA 2

SMK NUSAPUTERA 2
[] PANDEMI COVID 19 SEDANG MELANDA [] TERUS PUPUK SEMANGAT BELAJAR [] CITA-CITA KALIAN SUDAH SEMAKIN DEKAT, NEGERI INI MEMBUTUHKAN SUMBANGSIH KALIAN [] QUALITY IN ME []

KURIKULUM

 ALUMNI  ARTIKEL  GALERI   PPD   SEKOLAH


Platform Merdeka Mengajar (PMM) untuk Mewujudkan Pelajar Pancasila

Penulis : Ibu Novita Dwi Rahyu, S.Pd.
Guru Matematika SMK Nusaputera 2




Kurikulum Merdeka mulai diperkenalkan kepada satuan pendidikan mulai tahun 2021 oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek). Saat ini, Kurikulum Merdeka sudah diterapkan oleh kurang lebih 2.500 Sekolah Penggerak di Indonesia. 

Selama tahun 2022-2024, Kurikulum Merdeka direncanakan menjadi opsi tambahan terlebih dahulu dalam rangka pemulihan pembelajaran hingga akhirnya akan diterapkan secara masif pada tahun 2024. 

Dalam rangka mendukung berjalannya Kurikulum Merdeka, Kemendikbud Ristek juga meluncurkan Platform Merdeka Mengajar (PMM). Lalu, apa itu Platform Merdeka Mengajar? Bagaimana mengakses platform tersebut?  Simak informasinya berikut ini. 

Apa itu Platform Merdeka Mengajar ?


Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) mengembangkan Platform Merdeka Mengajar (PMM) untuk mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM). Platform Merdeka Mengajar adalah platform edukasi yang menjadi teman penggerak untuk pendidik dalam mewujudkan Pelajar Pancasila yang memiliki fitur Belajar, Mengajar, dan Berkarya. Selain itu, PMM juga dapat membantu guru dalam mendapatkan referensi, inspirasi, dan pemahaman dalam menerapkan Kurikulum Merdeka. 

Platform Merdeka Mengajar menyediakan referensi dan perangkat bagi guru untuk mengembangkan praktik mengajar sesuai dengan Kurikulum Merdeka sekaligus pengembangkan diri. Sampai saat ini, tersedia lebih dari 2000 referensi perangkat ajar yang berbasis Kurikulum Merdeka. Selain itu, terdapat juga fitur asesmen murid yang dikembangkan untuk membantu tenaga pendidik melakukan analisis diagnostik terkait kemampuan peserta didik dalam literasi dan numerasi dengan cepat. Melalui fitur tersebut peserta didik dapat menerapkan pembelajaran yang sesuai dengan tahap capaian dan perkembangan.

PMM juga memberikan kesempatan yang setara bagi guru untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensinya kapan pun dan di mana pun. Fitur Belajar dapat memberikan fasilitas pelatihan mandiri yang memberikan kesempatan kepada tenaga pendidik untuk memperoleh materi pelatihan berkualitas. Fitur selanjutnya adalah Berkarya, di mana fitur ini dapat membangun portofolio hasil karya guru agar dapat saling berbagi inspirasi dan berkolaborasi.

Manfaat Platform Merdeka Mengajar

Platform Merdeka Mengajar yang diluncurkan oleh Kemendikbud Ristek diharapkan mampu menjadi teman bagi guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka. Salah satunya, platform ini dapat mempermudah guru mengajar sesuai dengan kemampuan dan perkembangan peserta didik. Terdapat beberapa manfaat dari Platform Merdeka Mengajar, berdasarkan menu yang ada di dalamnya:

1. 1.  Menu Pengembangan Guru :

Ø Menu “Video Inspirasi” dibuat oleh Kemendikbud Ristek dan para ahli sebagai referensi untuk meningkatkan kompetensi sebagai tenaga pendidik. 

Ø Menu “Pelatihan Mandiri” memuat berbagai materi pelatihan singkat agar guru bisa melakukan pelatihan secara mandiri.

Ø Menu “Bukti Karya” berfungsi sebagai tempat dokumentasi karya guru untuk menggambarkan kinerja, kompetensi, serta prestasi yang dicapai selama menjalankan profesi.

Ø Manu “Komunitas” berisi berbagai macam komunitas belajar di Indonesia agar dapat digunakan guru untuk berbagi praktik, sarana belajar, dan diskusi antar guru.

 2.  Menu Kegiatan Belajar mengajar

Ø Menu “Asesmen Murid” berisi kumpulan paket soal asesmen diagnostik berdasarkan fase dan mata pelajaran tertentu untuk membantu guru mendapatkan informasi dari hasil pembelajaran siswa.

Ø Menu “Perangkat Ajar” memuat berbagai materi pengajaran untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. 

Cara Mengakses Platform Merdeka mengajar


Platform Merdeka Mengajar terbuka untuk guru dan tenaga pendidik di seluruh Indonesia.

Berikut cara untuk mengakses Platform Merdeka Mengajar :

Download melalui Google Play Store

1. Buka Google Play Store pada ponsel Android Anda

2. Ketik ‘Merdeka Mengajar’ di kolom pencarian

3. Klik ‘Unduh’

4. Setelah proses selesai, buka Platform Merdeka Mengajar

5. Klik ‘Pengaturan’ untuk menemukan tombol ‘Masuk’

6. Klik ‘Masuk’ 

7. Masuk dengan menggunakan akun Pembelajaran Anda untuk mengakses aplikasi

8. Platform Merdeka Mengajar siap Anda pakai

Semoga dengan adanya Platform Merdeka Mengajar dapat mewujudkan Profil Pelajar Pancasila dan menunjang penerapan Kurikulum Merdeka, sehingga dapat disimpulkan bahwa Platform Merdeka Mengajar hadir sebagai teman penggerak bagi guru agar lebih baik dalam 3 hal, yaitu Mengajar, Belajar, dan Berkarya. Lalu, adakah guru yang sudah memakai PMM? Yuk, bagikan pengalaman Anda!

___________

Kembali ke HOME 





KARAKTER

ALUMNI  ARTIKEL  GALERI   PPD   SEKOLAH


PENTINGNYA PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH

Penulis : Ibu Novi Istiani, S.Pd.
Guru PPKn SMK Nusaputera 2 Semarang

Pendidikan karakter kini menjadi suatu hal yang penting dalam kebijakan nasional di bidang pendidikan. Seluruh kegiatan belajar mengajar yang ada di Negara Indonesia harus mengacu pada pelaksanaan pendidikan karakter. Di dalam dunia pendidikan, karakter adalah salah satu hal yang harus diperhatikan oleh kita semua. Karakter adalah salah satu modal pembentuk pribadi yang baik, bijaksana, bertanggung jawab, jujur, dan dapat menghargai satu dengan yang lainnya.  Pendidikan karakter menekankan pada suatu nilai moral yang universal yang bisa diterima baik oleh berbagai kalangan di seluruh kelompok sosial. Pendidikan karakter berfokus bukan lagi pada sesuatu yang salah dan benar saja tetapi sudah pada tingkat baik dan buruk hal yang diajarkan. Tujuan dari pendidikan karakter ini ialah mencetak Individu yang berkarakter. Individu baru bisa dikatakan berkarakter apabila dirinya sudah mampu melaksanakan segala keputusan yang diambilnya dengan pertimbangan moral.

Pendidikan karakter dapat dilakukan dari hal-hal yang terkecil seperti mengucapkan salam ketika masuk dan keluar ruangan, menghormati orang yang lebih tua, membiasakan saling membantu satu sama lain ketika kesusahan dan hal-hal yang kecil lainnya yang dapat menumbuhkan karakter anak. SMK Nusaputera 2 Semarang telah menerapkan 5S dan Tomat yaitu salam, sapa, senyum, sopan santun dan tolong, maaf serta terima kasih kepada semua peserta didik. Setiap pagi anak – anak ketika masuk sekolah akan disambut oleh guru yang piket di depan gerbang untuk salam pagi dan selalu membiasakan agar anak – anak mengucapkan salam, menyapa, senyum, sopan dan santun.  Pada awal tahun ajaran baru 2022/2023 SMK Nusaputera 2 mengundang koramil 04 Gayamsari untuk memberikan penguatan pendidikan karakter terhadap siswa kelas X dalam hal kedisplinan dan tanggung jawab. Karakter kedisplinan dan tanggung jawab sangat penting diterapkan salah satunya siswa displin dalam hal datang ke sekolah tepat waktu, menggunakan seragam sesuai dengan aturan sekolah, displin dalam mengerjakan tugas dan bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri, keluarga dan sekolah.

Penguatan pendidikan karakter (PPK) mengharuskan masyarakat untuk memperdalam nilai-nilai utama yakni, nasionalis, mandiri, religius, integritas, dan saling membantu atau gotong royong. Nilai-nilai yang dibawa tersebut diharapkan dapat diterapkan pada sistem pendidikan kita sekarang ini. Penguatan pendidikan karakter ini digalakkan karena perkembangan zaman serta teknologi yang semakin cepat sehingga perlu penguatan dari dalam diri individu agar dapat terus berkembang tanpa adanya penyimpangan terhadap kebudayaan asli Indonesia. Pendidikan karakter juga menjaga agar pribadi bangsa tetap dalam karakter bangsa Indonesia.

Penguatan merupakan kunci dari suksesnya pendidikan karakter. Penguatan yang diberikan dalam pendidikan karakter bangsa kita bukan sekedar berbentuk pemberian  reward dan punishment  bagi peserta didik. Proses penguatan dalam pendidikan ini juga harus mampu memberikan kesadaran makna akan pentingnya pendidikan bagi manusia yang berkarakter serta pemberian nilai yang diperkuat harus menekankan pada peran ahklak dalam pembentukan karakter bangsa. 

___________

Kembali ke HOME 

OUTING CLASS

 ALUMNI  ARTIKEL  GALERI   PPD   SEKOLAH


OUTING CLASS
MENCIPTAKAN PETUALANGAN BARU DALAM BELAJAR SMK NUSAPUTERA 2 SEMARANG

Penulis : Selvanika Fergi Purba Mardista S.Pd,Kons

Guru Bimbingan dan Konseling SMK Nusaputera 2

Belajar dianggap sesuatu yang membosankan bagi sebagian besar peserta didik. Belajar di kelas, dengan aktifitas yang selalu sama, monoton dari jam ke jam, dari hari ke hari menjadikan belajar tidak menarik lagi bagi siswa. Antusiasme dalam mengikuti pembelajaran juga berkurang, siswa cenderung pasif , dan tidak ada kreatifitas maupun inovasi inovasi yang muncul dari peserta didik. Berbagai metode pembelajaran bermunculan untuk meningkatkan minat dan antusiasme siswa dalam belajar. Guru dituntut lebih kreatif dan inovatif dalam menciptakan metode pembelajaran. Salah satu metode pembelajaran yang dinilai dapat meningkatkan semangat dan antusiasme peserta didik adalah melalui outing class. belajar di luar kelas siswa akan merasakan sensasi baru dalam kegiatan belajarnya. Mengajak siswa keluar dari rutinitas yang biasa dilakukan di kelas tentunya akan menggugah rasa ingin tahu siswa tentang apa yang akan dipelajarinya.

Outing class memberikan pengalaman siswa untuk belajar dengan alam, belajar dengan object secara langsung, belajar dengan ahlinya, bukan lagi sajian materi-materi pelajaran yang bersumber dari teks book. Metode Mengajar Anak di Luar Kelas (Outdoor Study), outing class adalah mengajar di luar kelas bisa dipahami sebagai suatu kegiatan menyampaikan pelajaran diluar kelas. Sehingga kegiatan atau aktivitas belajar mengajar berlangsung di luar kelas atau di alam bebas. Penerapan metode outing class dapat dilakukan dengan berbagai cara. Bisa dengan mengajak siswa belajar ke tempat tertentu dan memberi tugas pada siswa untuk mengamati dan memahami materi yang ada di tempat yang dikunjungi. Mengajak siswa outbond, belajar dengan alam atau mengajak siswa belajar dari ahlinya secara langsung yaitu mengunjungi seseorang yang memiliki keahlian tertentu.

Dengan pembelajaran outing class ini siswa akan belajar dengan menyenangkan, sehingga akan termotivasi dan bersemangat untuk melakukan segala kegiatan.Hal ini akan menumbuhkan rasa ingin tahu siswa dan memotivasi siswa untuk terus menggali semua potensi yang dimiliki. Menyelesaikan tantangan belajar dalam rangkaian kegiatan pembelajaran outing class.

SMK Nusaputera 2 Semarang mengunjungi Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah pada 7 September 2022, merupakan Kebun Koleksi Tanaman Obat sejak awal kemerdekaan untuk menggambarkan semangat anak bangsa yang mencintai budaya pengobatan yang diwariskan oleh nenek moyang bangsa Indonesia. Sekolah memprogramkan outing class untuk beberapa mata pelajaran kejuruan. Salah satunya adalah Farmasi dan Farmasi Industri. dengan bekal materi yang sudah di sampaikan oleh guru disekolah diharapkan siswa paham dan mengerti tentang berbagai tanaman obat.

Tujuan dilaksanakan kegiatan ini untuk menambah wawasan mengenai Tanaman obat yang dikembangkan oleh  Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional ( B2P2TOOT ) Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah dan bahan alami untuk pembuatan obat herbal dibidang kefarmasian. Harapan untuk kedepannya semoga kunjungan ini bisa terus dilaksanakan seiring dengan kebutuhan obat herbal yang terus meningkat, sehingga anak-anak mengenal obat - obatan herbal.

___________

Kembali ke HOME 


DARING

PEMBELAJARAN DARING BIKIN PUSING

Penulis : Dicky Adi Kurniawan, S.Pd.
Guru BK SMK Nusaputera 2

Sudah tidak asing lagi Covid-19 di telinga kita semua, virus yang muncul pertama kali di Wuhan negara China pada tahun 2019 ini sekarang sudah menyebar ke seluruh penjuru dunia tak terkecuali Indonesia.  Virus Covid-19 memiliki cara penularan yang sangat mudah salah satunya yaitu hanya dengan terkena droplet saat seseorang yang terinfeksi batuk, bersin, bernyanyi, berbicara, hingga bernafas. Dengan merebaknya pandemi ini banyak sekali dampak yang ditimbulkan disegala sektor, salah satunya adalah sektor pendidikan.  Dunia pendidikan digoncangkan dengan ada nya fenomena yang sangat meresahkan ini.  Dunia pendidikan pun terpaksa merombak sistem pembelajaran yang sudah ada, sehingga harus menciptakan sistem pembelajaran yang baru dan tentunya bisa diterapkan pada masa pandemi ini yang bertujuan untuk meminimalisasi tingkat penyebaran virus. Negara Indonesia sendiri melalui KEMENDIKBUDRISTEK telah mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang diharap dapat melangsungkan proses pendidikan tanpa mengorbankan keselamatan peserta didik maupun pendidik. 

Resesi yang sedang melanda dunia pendidikan Indonesia saat ini sedang berusaha ditangani secara maksimal oleh KEMENDIKBUDRISTEK dengan mengeluarkan berbagai kebijakan dan bantuan yang bertujuan untuk mempertahankan roda pendidikan supaya terus berputar. Oleh sebab itu Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI mendorong penyelenggaraan proses pembelajaran dilakukan dengan daring. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Mendikbud RI nomor 3 tahun 2020 tentang Pencegahan Corona Virus Disease (COVID-19) pada Satuan Pendidikan, dan Surat Sekjen Mendikbud nomor 35492/A.A5/HK/2020 tanggal 12 Maret 2020 perihal Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19). Dengan dikeluarkan nya Surat Edaran Mendikbud RI nomor 3 tahun 2020, tentunya mulai sekarang pembelajaran yang dilakukan setiap sekolah atau perguruan tinggi menggunakan sistem daring atau biasa kita sebut pembelajaran jarak jauh. Namun, seperti pepatah “Tiada gading yang tak retak” setiap kebijakan yang dikeluarkan pasti memiliki kelemahan atau kekurangan. Sistem pembelajaran daring sangat lah mengandalkan teknologi dalam menjalankan nya. 


Namun penggunaan teknologi bukan tidak ada masalah, banyak varian masalah yang menghambat terlaksananya pembelajaran dengan metode daring diantaranya adalah: 


1. Keterbatasan Penguasaan Teknologi Informasi oleh Guru dan Siswa 

 

Kondisi guru di Indonesia tidak seluruhnya paham penggunaan teknologi, ini bisa dilihat dari guru-guru yang lahir tahun sebelum 1980-an. Kendala teknologi informasi membatasi mereka dalam menggunakan media daring. Begitu juga dengan siswa yang kondisinya hampir sama dengan guru-guru yang dimaksud dengan pemahaman penggunaan teknologi.

2.  Sarana dan Prasarana yang Kurang Memadai 

Perangkat pendukung teknologi jelas mahal. Banyak di daerah Indonesia yang guru pun masih dalam kondisi ekonomi yang menghawatirkan. Kesejahteraan guru maupun murid yang membatasi mereka dalam menikmati sarana dan prasarana teknologi informasi yang sangat diperlukan dengan musibah Covid-19 ini. 

3.      Akses Internet yang terbatas 

Jaringan internet yang benar-benar masih belum merata di pelosok negeri. Tidak semua lembaga pendidikan baik sekolah dasar maupun sekolah menengah dapat menikmati internet. Jika ada pun jaringan internet kondisinya masih belum mampu mengkover media daring. 

4.      Kurang siapnya penyediaan Anggaran

Biaya juga sesuatu yang menghambat karena, aspek kesejahteraan guru dan murid masih jauh dari harapan. Ketika mereka menggunakan kuota internet untuk memenuhi kebutuhan media daring, maka jelas mereka tidak sanggup membayarnya. Ada dilema dalam pemanfaatan media daring, ketika menteri pendidikan memberikan semangat produktivitas harus melaju, namun disisi lain kecakapan dan kemampuan finansial guru dan siswa belum melaju ke arah yang sama. Negara pun belum hadir secara menyeluruh dalam memfasilitasi kebutuhan biaya yang dimaksud.

Terlepas dari segala permasalahan yang timbul akibat pembelajaran dengan sistem daring ini, tentunya harus ada sikap yang diambil untuk mengatasinya. Semua steakholders pendidikan harus turut ikut serta dalam menangani permasalah yang cukup membuat pusing orang banyak ini. Kondisi ini tidak boleh terlepas pandang dari kebijakan pemerintah dan pelaksanaannya operasionalisasi di lapangan. 

Adapun hal-hal yang wajib dilakukan oleh semua steakholders pendidikan adalah:
 
1. Pemerintah 

Peran pemerintah sangat penting dan fundamental. Alokasi anggaran yang sudah diputuskan oleh Instruksi Presiden Nomor 4 tahun 2020 tentang refocussing kegiatan, relokasi anggaran, serta pengadaan barang dan jasa dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 harus segera dilaksanakan. 

 

2. Orang Tua 

Orang tua sebagai pendidik utama di rumah tangga harus menjalankan fungsinya. Meskipun demikian tetap saja bantuan guru di sekolah perlu hadir door to door disemua peserta didik. Ini harus membuka cakrawala dan tanggung jawab orang tua bahwa pendidikan anaknya harus dikembalikan pada effort orang tua dalam mendidikan mental, sikap dan pengetahuan anak-anaknya.

 

3. Guru 

Langkah pembelajaran daring harus seefektif mungkin. Guru bukan membebani murid dalam tugas-tugas yang dihantarkan dalam belajar di rumah. Jika perlu guru hadir secara door to door ke peserta didik. Guru bukan hanya memposisikan sebagai pentransfer ilmu, tetapi tetap saja mengutamakan ing ngarso sung tulada, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani. 
 
4. Sekolah 

Sekolah sebagai lembaga penyelenggara pendidikan harus bersiaga memfasilitasi perubahan apapun menyangkut pendidikan siswanya. Pendidikan tingkah laku harus menjadi pijakan kuat ditengah perkembangan teknologi dan arus percepatan informasi. Program-program pendidikan yang dilakukan sekolah harus benar-benar disampaikan kepada murid, terlebih dengan media daring tetap saja pihak sekolah harus benar-benar memperhatikan etika sebagai lembaga pendidikan. 

Intinya adalah pandemi yang menyerang diseluruh dunia ini harus memaksa setiap negara untuk merubah birokrasi pendidikannya tak terkecuali Indonesia sehingga dapat terus memutarkan roda pendidikan tanpa mengorbakan keselamatan orang banyak. Sehingga tercetusnya sistem pembelajaran daring yang menuntut dunia pendidikan untuk melek teknologi. Namun tentu akan banyak timbul masalah karena perubahan yang sangat drastis ini yang berakibat ketidak siapan dari berbagai aspek. Walapun sistem pembelajaran jarak jauh ini banyak menimbulkan masalah pasti ada sikap yang harus diambil oleh semua elemen pendidikan sehingga akan membantu tersukseskannya sistem ini, jika bukan kita semua siapa lagi.

Kembali ke HOME 

EKSTRA JURNALISTIK

  ALUMNI  ARTIKEL  GALERI   PPD   SEKOLAH

MELIHAT DUNIA DENGAN DENGAN EKSTRAKURIKULER JURNALISTIK SMK NUSAPUTERA 2 SEMARANG

Penulis : M. Syafiq Naim, S.Pd.
Guru Bhs Indonesia SMK Nusaputera 2 

Pendidikan sebagai investasi jangka panjang memerlukan pengelolaan secara baik dan cermat. Sektor terkecil pendidikan adalah sekolah dan melalui sekolah inilah awal mula pendidikan dapat ditingkatkan. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Nusaputera 2 Semarang  merupakan salah satu sekolah yang berusaha meningkatkan mutu peserta didiknya. Sekolah ini berusaha mewadahi kebutuhan peserta didiknya untuk mengasah kemampuan dan mengeksplorasi diri. Sekolah ini memberikan dukungan penuh kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi diri yang dimiliki. Wujud nyata SMK Nusaputera 2  Semarang sebagai wadah untuk mengembangkan potensi peserta didiknya dengan meningkatkan mutu dari segi akademik dan non-akademik. Segi akademiknya, sekolah berusaha melengkapi sarana prasarana, meningkatkan hubungan sekolah dengan masyarakat, meningkatkan kualitas pendidik, dan meningkatkan proses pembelajaran. Sedangkan dari segi non-akademiknya adalah meningkatkan kegiatan ekstrakurikuler. Ekstrakurikuler adalah suatu kegiatan yang dilakukan di luar jam sekolah untuk mengembangkan potensi diri peserta didik. Ektrakulikuler adalah suatu kegiatan non akademik yang dimiliki sekolah, bertujuan untuk mewadahi hobi dan meningkatkan skill siswa, serta melatih jiwa berorganisasi. Dalam berorganisasi, selain belajar bekerjasama, juga menempa jiwa kepemimpinan.  Maka tak jarang kita temui, siswa yang kemampuan akademiknya biasa saja di kelas, namun memiliki kemampuan lebih di ekstrakurikuler. Misalnya yang berkaitan dengan menulis. Artinya, ekstrakurikuler memiliki peran yang tak kalah penting jika dibanding kegiatan belajar mengajar di kelas.

Jurnalistik merupakan salah satu ekstrakurikuler di SMK Nusaputera 2 Semarang. Jurnalistik adalah proses penulisan dan penyebaran informasi berupa berita, feature, dan opini melalui media massa (sekolah). Media sekolah yang dapat dimanfaatkan dalam hal ini adalah mading, website, blog, facebook, instagram serta majalah. Untuk itu, segala aktivitas jurnalis akan dipusatkan pada media-media tersebut. Ekstrakurikuler ini dibentuk untuk mengasah kreativitas siswa khususnya di bidang penulisan dan fotografi. Seperti yang kita ketahui, di masa remaja ini, para siswa membutuhkan sarana yang bisa menunjang atau mendukung kreativitas mereka. Untuk itu, jurnalistik adalah salah satu ekstrakurikuler yang dapat menjadi “wadah” yang cocok untuk menampung hal tersebut. Selain menjadi “wadah” kreativitas, kami harap jurnalistik dapat menjadi sarana pendidikan siswa khususnya di bidang karya tulis ilmiah, khususnya bidang kebahasaan kesastraan dan bidang fotografi. Karena di dalam jurnalistik, terdapat hal-hal tersebut yang terkandung di dalam kurikulum sekolah. Di ekstrakurikuler jurnalistik, banyak hal yang dapat dipelajari, seperti menyusun reportase, menulis berita, menulis feature, menulis artikel, fotografi, dll. Untuk itu, ekstrakurikuler ini dapat menjadi sarana pendidikan sehingga dapat meringankan beban guru yang mengajar di kelas. Selain yang disebutkan di atas, latar belakang dibentuknya ekstrakurikuler jurnalistik adalah sebagai wujud menumbuh kembangkan warga sekolah yang ilmiah, kreatif, dan inovatif. Selain hal tersebut jurnalistik juga sebagai media penyampaian pesan yang tentunya dikemas secara menyenangkan dalam produksi tulisan yang secara khusus difokuskan pada hal pendidikan. Selain itu, jurnalistik juga bisa menjadi salah satu kompetensi dengan karier yang cukup menjanjikan jika didasarkan pada perkembangan media saat ini. Berdasarkan hal-hal di atas, maka dibentuklah ekstrakurikuler jurnalistik di SMK Nusaputera 2 Semarang.

Pengorganisasian ekstrakurikuler jurnalistik diawali dengan pemilihan struktur organisasi. Kemudian, pembagian tugas, wewenang, dan tanggungjawab masing-masing. Terlaksananya program kerja dan tercapainya tujuan merupakan bentuk kerjasama antara pembina, anggota, sekolah, dan pihak terkait. Pengorganisasian ekstrakurikuler jurnalistik termasuk baik karena setiap anggota dan pembina malaksanakan pekerjaan sesuai dengan yang tertera pada struktur organisasi. Pelaksanaan ekstrakurikuler jurnalistik SMK  Nusaputera 2 Semarang merupakan bentuk implementasi dari program kerja yang telah disusun. Program kerja dikaji lebih lanjut disesuaikan dengan situasi dan kondisi ekstrakurikuler maupun sekolah. Hasil karya anggota ekstrakurikuler jurnalistik berupa mading dan majalah. Prestasi yang didapatkanpun cukup banyak baik tingkat kota maupun nasional contohnya seperti pada bulan Juni 2022 mengikuti lomba artikel tingkat provinsi dan meraih juara harapan 2 tingkat Provinsi. Evaluasi ekstrakurikuler jurnalistik dilakukan oleh sekolah dan ekstrakurikuler itu sendiri. Evaluasi oleh sekolah dilihat dari jurnal kegiatan, presensi, dan laporan pertanggungjawaban sedangkan evaluasi oleh ekstrakurikuler dilihat dari kemampuan, sikap, keaktifan, keredaksian, reportase, dan keorganisasian. Penilaian sepenuhnya dilakukan oleh Pembina Luar karena yang mengetahui secara teknis di lapangan. Pendukung ekstrakurikuler jurnalistik SMK Nusaputera 2 Semarang adalah sarana prasarana, biaya, pembina, dan wali murid. Keempat komponen tersebut saling melengkapi untuk kemajuan ekstrakurikuler jurnalistik SMK Nusaputera 2 Semarang. Pemberdayaan pendukung dilakukan dengan melaksanakan kegiatan secara maksimal, memanfaatkan semua sumber daya yang ada dan mengelolanya secara baik.

Kembali ke HOME

Slank words

 ALUMNI  ARTIKEL  GALERI   PPD   SEKOLAH

SLANK WORDS
 
make your English Cool, guys..

Penulis : Mr. Bayu Candra, S.Pd.
Guru Bhs. Inggris SMK Nusaputera 2

"Hello everyone, welcome back to mister bay Education session.."

Masih tetap di web SMK Nusaputera 2 Semarang. Pada kesempatan ini, Mr. Bay akan sedikit mengulik fenomena Bahasa Inggris yang semakin berkembang sesuai dengan perkembangan jaman. Kali ini berkaitan dengan Bahasa Gaul Inggris yang sering dipakai anak jaman sekarang di Dunia Barat sana,..yuk, kita simak bersama y guys...

Sama seperti bahasa gaul di bahasa Indonesia, slang words tidak ada di dalam kamus bahasa resmi. Kata-kata ini merupakan bahasa gaul yang sering digunakan oleh anak-anak muda di Amerika atau di Inggris. Remaja baik di Amerika Serikat, Inggris, bahkan di Indonesia menggunakan bahasa gaul dalam percakapan atau tulisan non-formal. Dengan menyisipkan beberapa kata slang, percakapan terdengar lebih natural dan tentu saja kekinian.

Bahasa slang ada beberapa jenis di antaranya slang Amerika, British, hingga Australian. Menggunakan bahasa gaul membuat percakapan lebih keren dalam bahasa Inggris. 


Simak 5 bahasa gaul dalam bahasa Inggris di bawah ini. Daftar ini dihimpun dari Oprah Magazine dan Business Insider.
 

1. Slay

Arti slay sebenarnya adalah membunuh. Namun demikian, kata ini bisa digunakan untuk menunjukkan sebuah performa atau pertunjukan yang bagus.  Do you know K-Pop band named Day6? They always slay every performance! = Kamu tahu band K-Pop bernama Day6? Mereka selalu menunjukkan performa yang menakjubkan!

2.  Flex

Kata ini digunakan untuk mengungkapkan rasa bangga terhadap sesuatu yang kita lakukan atau kita miliki dengan kata lain menyombongkan diri. Namun kata ini juga bisa digunakan untuk menunjukkan sesuatu yang palsu dan dipaksakan. Flex sendiri sering digunakan dalam lirik lagu rap dan pertama kali digunakan oleh penyanyi Ice Cube para tahun 1992.  Penggunaannya dari kata ini misalnya, Wow, you're flexing so much. You need to fix that attitude girl. Artinya "Wow, kamu terlalu sombong atau berlebihan. Kamu perlu memperbaiki sikap mu."

3.  Bail atau ditch

Saat akan membatalkan rencana, Anda bisa menggunakan dua kata ini. Bail dan ditch digunakan secara informal untuk membatalkan sebuah rencana.  I have so many tasks to do, I'm sorry we need to ditch our dinner = Aku punya banyak tugas yang harus diselesaikan, maaf kita harus membatalkan makan malam kita

4.  Cap dan no cap

Dalam arti sesungguhnya, cap berarti topi. Dalam bahasa slang Amerika, kata ini berarti mengatakan kebohongan. No cap berarti mengatakan hal jujur atau tidak berbohong.  Let's talk no cap right now guys, we need to solve this problem = Ayo kita bicara jujur kawan, kita perlu menyelesaikan masalah ini. 

5.  Lit

Lit merupakan bahasa slang untuk menunjukkan sesuatu yang sangat menarik. Kata ini juga bisa digunakan untuk mengekspresikan kesenangan dan hal menarik lainnya.  The concert was so lit! = Konsernya sangat menyenangkan!

Diatas hanyalah secuil Slank words yang ada di dunia Barat sana guys..next time Mr. Bay akan share kembali 5 Slank words yang keren lainnya...

See you next time guys...

THANKS A TON..

Kembali ke HOME


OPERATOR PRODUKSI

 ALUMNI  ARTIKEL  GALERI   PPD   SEKOLAH

OPERATOR PRODUKSI, SALAH SATU TANTANGAN BAGI LULUSAN SMK FARMASI INDUSTRI.
Penulis : Herno Agus P
Guru Produktif Farmasi Industri SMK Nusaputera 2 Semarang

Industri farmasi adalah badan usaha yang mendapat izin dari menteri kesehatan untuk melakukan kegiatan pembuatan sediaan farmasi. Sediaan farmasi yang dimaksud adalah sediaan yang memenuhi persyaratan-persyaratan yang telah ditetapkan baik oleh industri sendiri maupun yang tercantum dalam persyaratan ijin edar dari BPOM RI.

Tugas yang tidak ringan, namun industri farmasi harus berupaya membuat sediaan farmasi yang bermutu tinggi dengan cara menerapkan cara pembuatan obat yang baik (CPOB) dalam segala aspeknya. Salah satu aspek CPOB yang wajib dipenuhi adalah personalia. Oleh sebab itu industri farmasi bertanggung jawab dalam mengelola dan menyediakan personil yang terkualifikasi dengan tanggung jawab yang tidak berlebihan untuk membantu jalannya proses pengolahan produk (BPOM RI,2018).

Salah satu personalia yang penting dalam proses pembuatan sediaan farmasi dan dapat dilakukan oleh lulusan SMK Nusaputera 2 Kompetensi Farmasi Industri adalah Operator produksi. Operator merupakan seseorang yang bertugas menjaga dan menjalankan suatu peralatan ataupun mesin sesuai bagiannnya. Salah satu contoh dalam pembuatan tablet terdapat beberapa peralatan seperti alat timbang, mixer, granulator, FBD (Fluid Bed dryer) dan mesin tablet. Semuanya tentu harus dipegang oleh personil yang mempunyai kemampuan dan pengalaman agar permasalahan-permasalahan yang timbul dapat ditangani dengan segera sehingga proses pembuatan dapat berjalan lancar.



Beberapa kriteria dari personalia yang bertugas sebagai operator produksi adalah :

  • Memahami peralatan, sistem, dan proses dengan baik sehingga dapat meningkatkan proses pendeteksian jika terdapat penyimpangan dalam proses, memudahkan investigasi kegagalan, memudahkan pemeliharaan terhadap peralatan atau fasilitas. 
  • Operator dituntut untuk memiliki pengetahuan manajemen proses, pengetahuan mesin dan teknologi yang digunakan dan dapat menunjukkan kemampuan teknis di lapangan saat menangani proses produk rutin.
  • Operator yang bekerja di industri farmasi memiliki kewajiban untuk mengetahui aspek-aspek CPOB yang berkaitan dengan prosesnya. 
  • Operator diwajibkan untuk mengetahui aspek sanitasi dan higiene. Operator hendaknya menerapkan higiene perorangan yang baik, termasuk penggunaan seragam atau alat pelindung diri (APD) yang sesuai  dengan proses. CPOB menghendaki seluruh personil yang berhubungan dengan proses pembuatan untuk selalu memperhatikan tingkat higiene perorangan yang tinggi (BPOM RI, 2018).
  • Operator wajib memahami aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Dari aspek ini, operator diharapkan dapat mencegah proses produksi yang bisa berdampak buruk bagi lingkungan, kesehatan, dan dapat mencegah resiko kerja yang mengancam keselamatan karyawan sesuai dengan prosedur K3 yang telah ditetapkan oleh perusahaan.

Demikian sedikit tentang personalia yang bertugas sebagai operator produksi. Nah, bagi kalian yang nanti berminat untuk berkarir di industri obat, obat tradisional dan kosmetik, kalian bisa meniti karir mulai dari bidang ini. Namun yang terpenting saat ini adalah terus belajar, tingkatkan kemampuan diri kalian dan jika itu terwujud maka tidak sulit bagi kalian untuk berkarir dimanapun.  

Kembali ke HOME

PRESTASI

 ALUMNI  ARTIKEL  GALERI   PPD   SEKOLAH

Sevy dan guru pembimbingnya
TULISAN KARYA SEVY, SISWI KELAS XIIA FARMASI INDUSTRI MENDAPATKAN PENGHARGAAN LOMBA PENULISAN ARTIKEL KESBANGPOL JATENG.
Penulis : Herno Agus P
Guru Produktif Farmasi Industri SMK Nusaputera 2

Profil siswa berprestasi kali ini bernama Sevy Seftia Wulaningrum atau cukup dipanggil Sevy saja. Lahir di Kab. Semarang, 20 September 2005. Suka sekali mencoba hal-hal baru yang menantang itulah hobinya. Kesukaan akan hal-hal baru inilah yang membawa dirinya untuk merantau di Kota Semarang. 

Pada tahun 2020, selepas dari SMP Negeri 1 Bawen, tanpa ragu dan takut, Sevy mencari sekolah yang jauh dari lingkungannya yang selama ini ditinggalinya, yaitu di Desa Kenangkan, Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, dengan harapan semua kemampuan yang dimiliki bisa diexplorasi. Kebetulan saudaranya (Kak Malvin dan Kak Dhara Intan) adalah lulusan dari SMK Nusaputera 2 jadi diapun mantap memilih sekolah yang sama namun di kompetensi yang berbeda yaitu Farmasi Industri. 

Sevy saat ini duduk di Kelas XIIA Farmasi Industri atau tahun terakhirnya di SMK Nusaputera 2, mempunyai rasa percaya diri yang tinggi. Aktif di OSIS sekolah dan pandai membawakan acara atau sebagai MC. Hal ini dapat dilihat pada kegiatan MPLS tahun ini dimana Sevylah yang menjadi MC utamanya. 

Seperti teman-teman yang satu angkatan, Sevy tidak bisa bertatap muka langsung dengan para guru barunya di SMK Nusaputera 2 ketika pembelajaran di kelas X dimulai. Kondisi pandemi covid 19 mengharuskan pembelajaran saat itu dilakukan secara online.  Namun bagi Sevy ini juga menjadi tantangan yang harus dihadapi apalagi guru-guru di SMK Nusaputera 2 sangat aktif dalam memberi pembelajaran, selalu mengupdate cara mengajar agar siswanya tidak bosan. 

Berbagai lomba telah diikuti selama duduk di bangku SMP, seperti Cipta Puisi, Karawitan, dan PBB. Tidak selalu juara memang, namun tantangan itulah yang menarik hatinya. Menulis artikel adalah hal yang baru, ketika Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jateng mengadakan lomba menulis artikel diapun tertantang untuk mengikutinya. Tidak peduli apakah mau juara atau tidak, saat ada tawaran lomba, ia mengiyakan tanpa ragu.


Pada lomba yang bertemakan Trisakti Pancasila, sub tema yang diambil sebagai materi tulisannya adalah berdikari dalam ekonomi. Sevy menulis artikel yang dia beri judul Manifestasi Perekonomian di Indonesia, isinya membahas pemikiran-pemikiran trisakti Bung Karno dan realisasinya di masa kini. Pada seleksi tahap I Sevy bersaing dengan para peserta se Jawa Tengah dan terpilih masuk dalam peringkat 6 besar. Pada acara grand final yang diadakan di Gedung Suteja Purwokerto, Sevy harus mempresentasikan hasil tulisannya dihadapan dewan juri dan berkat bimbingan dari Bapak M. Syafiq Naim, S.Pd. dan Ibu Novi Istiani, S.Pd., sebelumnya, semua pertanyaan dapat dijawab dengan lancar.     

Apa yang dirasakan saat masuk grand final, awalnya merasa bingung, dan berpikir pihak penyelenggara salah tulis, namun setelah dikonfirmasi ternyata benar, akhirnya rasa bingung berubah jadi senang. Sevy meraih juara harapan II tingkat Provinsi Jawa Tengah, dan berhak mendapat sertifikat dan hadiah uang sebesar Rp. 1.500.000. Selamat ya Sevy....jangan berhenti menulis.

Kembali ke HOME

Link yang penting diketahui