[] TAHUN AJARAN TELAH TIBA [] TERUS PUPUK SEMANGAT BELAJAR [] CITA-CITA KALIAN SUDAH SEMAKIN DEKAT, NEGERI INI MEMBUTUHKAN SUMBANGSIH KALIAN [] QUALITY IN ME []

Out Bound

Pendidikan Karakter SMK NUSAPUTERA 2

Pendidikan Karakter SMK Nusaputera 2
Out Bound SMK NUSAPUTERA 2 Tgl. 27-28 Nov 2014, 
Bantir Sumowono Semarang
Pendidikan karakter saat ini telah muncul kembali menjadi menjadi perhatian berbagai negara dalam rangka mempersiapkan generasi yang berkualitas, bukan hanya untuk kepentingan individu warga negara, tetapi juga untuk warga masyarakat secara keseluruhan. 

Pendidikan karakter bukan sesuatu yang mudah. Hasilnya tidak bisa dilihat dalam waktu pendek. Perlu diupayakan secara terus menerus dan memerlukan metode khusus yang tepat agar tujuan pendidikan dapat tercapai. Di antara metode pembelajaran yang sesuai adalah metode keteladanan,  metode pembiasaan, dan metode pujian dan hukuman.


Salah satu upaya yang dapat mengembangkan karakter anak didik adalah dengan melaksanakan outbound Training. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan di luar ruangan atau di alam terbuka (outbound) yang menyenangkan dan penuh tantangan. Salah satu tujuannya, yakni meningkatkan kebersamaan dan kepedulian dalam menggunakan potensi pribadi untuk mencapai tujuan bersama.


Out Bound SMK Nusaputera 2
Menurut Djamaluddin Ancok salah satu bentuk kegiatan yang paling efektif untuk meningkatkan motivasi dan kreativitas adalah pembentukan kerja sama tim yang dilakukan melalui outbond training di alam terbuka (2002:12). Hal tersebut sejalan dengan antusiasme siswa dalam mengikuti setiap kegiatan outbound yang dilaksanakan di sekolah. Kenyataan menunjukkan bahwa kerja sama tim dan antar tim semakin meningkat pada setiap peserta. Dalam kegiatan outbound kesempatan siswa untuk berekspresi, berpikir dan menghargai orang lain akan terlatih dengan baik.


Out Bound
Pada hari Kamis, tanggal 27 November 2014, SMK NUSAPUTERA 2 memberangkatkan siswa-siswinya ke Bantir Sumowono, tepatnya di Daerah Latihan Rindam  IV/Diponegoro, Bantir Sumowono guna melakukan pembelajaran karakter di luar sekolah. Pesertanya adalah seluruh Siswa Kelas X baik Paket Keahlian Farmasi maupun Farmasi Industri dan Pengurus OSIS SMK NUSAPUTERA 2. Pembelajaran karakter berlangsung selama 2 hari. Kegiatan ini  dibimbing langsung oleh Anggota TNI AD dan TIM OUTBOUND ZERO MIND.

Out bound
Semua peserta berangkat pada pukul 07.15 dari Kampus SMK NUSAPUTERA 2 Semarang. Perjalanan mendaki  ke arah selatan dan barat daya dapat ditempuh kurang lebih 1,5 jam. Begitu turun dari Bis kami merasakan udara dingin yang menyegarkan. Desa Bantir terletak kurang lebih 850 m dpl. Sehingga udara cukup dingin (dibanding Semarang tentunya) dan airnya tampak bening dan lebih dingin. Tidak lama kemudian semua peserta dikumpulkan di lapangan Danlat dipimpin langsung oleh salah satu anggota TNI AD. Pembelajaran dimulai, sikap disiplin, tertib diterapkan kepada peserta. Kegiatan selanjutnya adalah pengarahan oleh TIM Outbound Zero Mind.

out bound
Pada kegiatan baris berbaris kembali dipegang oleh anggota TNI AD. Siswa SMK NUSAPUTERA 2 belajar bagaimana  berbaris dengan benar, mulai dari sikap sempurna, hadap kanan, hadap kiri, balik kanan, serong kanan, serong kiri, hadap serong kanan, dan hadap serong kiri. Tidak ketinggalan bagaimana cara menghormat.
Selesai acara baris-berbaris, istirahat dan makan siang. Nah, disini ada pelajaran baru bagaimana cara makan dengan tertib ala militer. Setiap peserta harus merawat piring dan sendok masing-masing, mulai dari menggunakan, mencuci dan menyimpan.

out bound
Seusai istirahat siang acara dilanjutkan oleh TIM Outbound, berupa pembelajaran karakter melalui game-game yang menarik dan berakhir  menjelang maghrib. Pada malam hari diisi dengan kegiatan penjelasan mengenai NKRI,  dan permainan di dalam ruangan sampai pukul 10.00


Esok hari adalah acara pembelajaran karakter di wilayah Danlat. Medannya yang berupa perbukitan tidak membuat capai, karena diselingi dengan permainan-permainan yang lebih menantang. Acara selesai kurang lebih pukul 10.30 dteruskan dengan penutupan. Setelah makan siang dan beres-beres   kami semua pulang ke Kampus tercinta SMK NUSAPUTERA 2 SEMARANG.

Out bound
Henry Kelas XI Farmasi Industri
Kesannya menyenangkan, dapat banyak ilmu tentang disiplin, tertib dan game-game yang mengajari kerja sama, kompak, saling menghargai. Pokoknya sip deh...

Pidato Hari Guru

Ibu dan Bapak Guru yang saya hormati dan muliakan,

Semoga Ibu dan Bapak Guru dalam keadaan sehat, bahagia, dan penuh semangat saat surat ini menemui Ibu dan Bapak sekalian. Seiring dengan peringatan Hari Guru ini, atas nama pemerintah, saya menyampaikan apresiasi kepada Ibu dan Bapak Guru semua yang telah mengemban tugas mulia serta mengabdi dengan hati dan sepenuh hati. Izinkan saya dengan rendah hati menyampaikan rasa hormat, rasa terima kasih, dan rasa bangga atas pengabdian Ibu dan Bapak sekalian.

Menjadi guru bukanlah pengorbanan. Menjadi guru adalah sebuah kehormatan. Ibu dan Bapak Guru telah memilih jalan terhormat, memilih hadir bersama anak-anak kita, bersama para pemilik masa depan Indonesia. Ibu dan Bapak Guru telah mewakili kita semua menyiapkan masa depan Indonesia. Mewakili seluruh bangsa hadir di kelas, di lapangan, bahkan sebagian harus mengabdi dengan fasilitas ala kadarnya demi mencerahkan dan membuat masa depan yang lebih baik untuk anak-anak kita. Saya ingin menggarisbawahi bahwa persiapan masa depan bangsa dan negara Indonesia ini dititipkan pada Ibu dan Bapak Guru.

Saya menyadari masih banyak tanggung-jawab pemerintah pada Guru yang belum ditunaikan dengan tuntas. Kita harus mengakui bahwa bangsa ini belum menempatkan guru sebagaimana seharusnya. Guru memiliki peran yang amat mulia dan amat strategis. Saya percaya bahwa cara kita memperlakukan guru hari ini adalah cermin cara kita memperlakukan persiapan masa depan bangsa ini. Kita harus mengubah diri, kita harus meninggikan dan memuliakan guru. Pemerintah di semua level harus menempatkan guru dengan sebaik-baiknya dan menunaikan secara tuntas semua kewajibannya bagi guru. Pekerjaan rumah pemerintah, di semua level masih banyak, mulai dari masalah status kepegawaian, kesejahteraan, serta hal-hal lainnya yang berhubungan dengan guru harus dituntaskan.

Meskipun demikian, dibalik semua permasalahan yang ada, pendidikan harus tetap berjalan dengan baik. Di pundak Guru, Pendidik dan Tenaga Kependidikan, ada wajah masa depan kita. Setiap hari Ibu dan Bapak Guru menemui wajah masa depan Indonesia, dan di ruang-ruang kelas itulah anak-anak bersiap bukan saja untuk menyongsong tetapi juga untuk memenangkan masa depan.
Hari-hari di depan kelas tentu menyedot energi. Anak-anak yang menuntut perhatian. Tugas-tugas Guru yang menumpuk. Masih banyak ruang kelas yang tak memadai, fasilitas belajar yang ala kadarnya, atau suhu udara yang tidak selalu bersahabat, ibu dan bapak guru yang saya hormati, teruslah hadir membawa senyum; berbekal kerahiman, songsonglah anak-anak bangsa ini dengan kasih sayang; hadirlah dengan hati dan sepenuh hati.

Kita semua sadar bahwa pendidikan adalah ikhtiar fundamental dan kunci untuk kita dapat memajukan bangsa. Potensi besar di Republik ini akan dapat dikembangkan jika manusianya terkembangkan dan terbangunkan. Kualitas manusia adalah hulunya kemajuan dan pendidikan adalah salah satu unsur paling penting dalam meningkatkan kualitas manusia.

Pada kesempatan ini saya mengajak kita semua untuk melihat pendidikan bukan semata-mata urusan negara, urusan pemerintah. Tanpa mengurangi peran negara, karena negara masih harus menyelesaikan tanggung-jawab yang belum tuntas dan meningkatkan kinerjanya, saya mengajak semua warga bangsa Indonesia untuk ikut bekerja sama demi masa depan Indonesia yang lebih baik. Ya, secara konstitusional mendidik adalah tanggung jawab negara, tetapi secara moral mendidik adalah tanggung jawab setiap orang terdidik.

Saya mengajak semua kalangan, mari terlibat untuk membantu sekolah, guru, madrasah, balai belajar, dan taman belajar. Kita terlibat untuk mendorong kemajuan pendidikan. Untuk itu pula, kepada Guru, Kepala Sekolah, dan Tenaga Kependidikan mari kita bukakan pintu lebar-lebar. Kita mengajak dan memberi ruang kepada masyarakat untuk ikut terlibat, memikirkan, dan berbuat untuk kemajuan dunia pendidikan kita.
Ibu dan Bapak Guru yang saya muliakan,

Potret Indonesia hari ini adalah potret hasil dunia pendidikan di masa lalu. Potret dunia pendidikan hari ini adalah potret Indonesia masa depan. Jadikan rumah kita dan sekolah kita menjadi zona berkarakter mulia. Izinkan anak-anak kita merasakan rumah yang membawa nilai kejujuran. Izinkan anak-anak kita merasakan sekolah yang guru-gurunya adalah teladan. Biarkan anak-anak kita mengingat Kepala Sekolahnya dan seluruh Tenaga Kependidikan di sekolahnya sebagai figur-figur bersih dan terpuji karakternya.
Bayangkan Ibu dan Bapak Guru yang terhormat, kelak anak-anak kita akan hidup di era baru. Mereka hidup di era yang korupsi sudah dianggap sebagai sesuatu yang basi, sesuatu yang bukan lagi kelaziman, dan tidak semata-mata dipandang sebagai persoalan pelanggaran hukum, tetapi lebih dari itu korupsi menyangkut persoalan harkat dan martabat kemanusiaan.

Pada suatu saat, ketika anak-anak kita, murid-murid itu telah dewasa dan berkiprah di dalam masyarakat, mereka kelak bisa bertutur, “Saya belajar jujur, dan belajar integritas dari Guru”. Seraya, nama Ibu/Bapak Guru disebut. Ibu dan Bapak Guru mungkin saja tidak mendengar langsung ucapan-ucapan itu, tetapi yakinlah bahwa melalui anak didik yang meneladani Ibu/Bapak Guru itulah aliran pahala untuk Ibu dan Bapak tidak akan pernah berhenti. Pahala yang tiada henti-hentinya melalui anak-anak didik yang menjadi manusia berkarakter mulia, yang menjalani hidup dengan kejujuran dan berintegritas.
Karakter memang tidak cukup diajarkan melalui lisan dan tulisan. Karakter diajarkan melalui teladan. Oleh karena itu, Ibu dan Bapak Guru yang saya muliakan, jadilah figur-figur yang diteladani oleh murid-murid dan lingkungannya.

Akhirnya, kepada seluruh Guru, Pendidik dan Tenaga Kependidikan, saya sampaikan apresiasi. Sekali lagi, atas nama pemerintah, saya sampaikan terima kasih. Ikhtiar mulia ini harus kita teruskan. Suatu saat kelak, Ibu dan Bapak Guru dapat melakukan refleksi atas apa yang sudah dijalani sambil bersyukur bahwa di saat Indonesia sedang mengubah wajahnya menjadi lebih baik, lebih bersih, lebih jujur, lebih cerdas, lebih kreatif, dan lebih cerah, Ibu dan Bapak Guru memegang peran penting. Kelak Ibu dan Bapak dapat berkata, “Saya disana, saya terlibat. Sekecil apapun saya ikut mendidik generasi lebih baik. Saya ikut melahirkan generasi baru dan ikut berkontribusi membuat wajah Indonesia yang lebih cemerlang, dan membanggakan.”

Selamat meneruskan pengabdian mulia, selamat menginspirasi, dan Selamat Hari Guru.
Salam hangat,
Anies Baswedan

Modern Dance

Ekstra Modern dance SMK Nusaputera 
Secara sederhana Modern Dance bisa diartikan sebagai bentuk tarian yang tidak mengikuti aturan atau pakem tari Tradisional. Modern Dance sendiri mulai diperkenalkan sejak awal abad 20 di daratan Amerika dan Eropa, dimana sebelumnya disana mencoba membuat tarian yang keluar dari unsur Ballet. Di Indonesia sendiri modern dance sudah dikenal sejak lama hasil pengaruh dari luar negeri.

Dewasa ini Modern Dance berkembang sangat pesat dan mengalami pembagian kategori atau jenis. Ada jenis Hip Hop, Salsa, Street Dance dan yang lainnya, bahkan ada juga jenis tarian hasil gabungan dengan tarian tradisional ( Kontemporer ). Intinya dalam Modern Dance orang bisa mengekspresikan ide gayanya sebebas mungkin tanpa harus mengikuti aturan atau pakem tertentu.
Apabila dilihat dari latar belakang sejarah, tari modern ini sebenarnya dipelopori oleh penari-penari dari Amerika Serikat, serta penari-penari di beberapa negara di Eropa Barat yang “memberontak” terhadap ballet dance serta classical dance yang sedang booming saat itu.  Rasa ketertarikan yang tinggi terhadap dunia tari tetapi ketiadaa biaya untuk kostum, tata rias, sepatu dan lainnya memaksa mereka untuk  tampil beda . Gaya yang berbeda sering disebut free dance yang yang merupakan cikal bakal tari modern.

Ektra kurikuler Modern dance
SMK Nusaputera 2 paket keahlian farmasi dan farmasi industri
Pembimbing      : Bapak Agusta
Pelaksanaan       : Tiap Selasa, pukul 15.00 -16.00 WIB

Tari Kreasi Baru

Tari kreasi baru merupakan jenis tarian yang memiliki kebebasan dalam penciptaannya. Dalam penciptaan tersebut para koreografer tari mengacu pada tari tradisi di daerah setempat,  bahkan ada juga para koreografer tari yang mengambil inspirasinya dari daerah-daerah lain dan mencampurkan gerak tari yang lepas dari ikatan-ikatan tradisi yang biasa disebut dengan gerakan modern.
Di Indonesia bentuk tarian ini muncula sebagai ungkapan rasa bebas, mulai tampak gejalanya setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945. Kebebasan ini menumbuhkan kreativitas para seniman tari  dan menjadikan motivasi untuk membuat karya-karya baru memenuhi kebutuhan jaman

Ektra kurikuler Tari Kreasi Baru
SMK Nusaputera 2 paket keahlian farmasi dan farmasi industri
Pembimbing      : Ibu Witami
Pelaksanaan       : Tiap Selasa, pukul 14.30 -15.30 WIB

Farmasi Industri

Sekolah Farmasi ya SMK Nusaputera 2 Semarang. Pilih Farmasi di SMK Nusaputera 2 Semarang. Pilih Farmasi Industri ya di SMK Nusaputera 2 Semarang.  Dua-duanya bisa diandalkan, buat masa depan yang cerah
 SMK NUSAPUTERA 2

BIDANG KEAHLIAN :
KESEHATAN & PEKERJAAN SOSIAL

PROGRAM KEAHLIAN:
FARMASI

KOMPETENSI KEAHLIAN:
FARMASI INDUSTRI

Cara pembuatan obat dalam skala industri dari  satu periode ke periode tertentu semakin diperketat aturannya. Pemerintah terus memperbaiki dan mengevaluasi cara-cara pembuatan obat, obat tradisional, dan kosmetik, agar mutu produk dapat terus ditingkatkan. Sebagai akibat dari diperketatnya aturan pembuatan obat itu, maka perusahaan obat, obat tradisional dan perusahaan kosmetik harus menyesuaikan dirinya sesuai dengan regulasi pemerintah. Salah satu yang di butuhkan oleh perusahaan itu adalah sumber daya manusia. Kebutuhan akan tenaga menengah bidang farmasi industri akan terus meningkat mengingat jumlah industri obat, obat tradisional dan kosmetik jumlahnya cukup banyak. Untuk itulah maka Kompetensi Keahlian Farmasi Industri dilahirkan.

Kompetensi Keahlian FARMASI INDUSTRI SMK NUSAPUTERA 2 berdiri sejak Tahun Pelajaran 2009-2010. Pada kompetensi ini peserta didik  diajarkan dasar-dasar keahlian yang berupa simulasi digital, anatomi fisiologi, kesehatan dan keselamatan kerja, ilmu kesehatan masyarakat, perundang-undangan kesehatan, laboratorium dasar kesehatan. Kemudian mata pelajaran yang menjadi paket keahliannya adalah ilmu farmasi, pengujian dan pengendalian mutu sediaan, perencanaan dan pengedalian produksi, manajemen bahan, pengelolaan produksi obat, teknologi pengemasan obat. Selain itu peserta didik dibekali pula dengan mata pelajaran muatan lokal bahasa jawa dan bahasa mandarin

TUJUAN KOMPETENSI  KEAHLIAN FARMASI INDUSTRI SMK NUSAPUTERA 2
  1. Menghasilkan lulusan yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  2. Menghasilkan lulusan yang mampu berkembang pada bidang keahliannya atau bidang lain yang relevan
  3.  Menghasilkan lulusan yang mampu bekerja dalam bidang industri dan distribusi sediaan farmasi
  4. Menghasilkan lulusan yang berkarakter jujur, mandiri, tanggung jawab,mempunyai keinginan untuk maju dan dapat diterima oleh DU/DI dan masyarakat

LAPANGAN KERJA LULUSAN SMK NUSAPUTERA 2 KOMPETENSI KEAHLIAN FARMASI INDUSTRI
  1.  Industri Obat
  2. Industri Jamu
  3.  Industri Kosmetik
  4. Medical Representative

Para lulusan SMK NUSAPUTERA 2 baik kompetensi keahlian FARMASI KLINIS & KOMUNITAS maupun FARMASI INDUSTRI juga bisa melanjutkan ke D3 FARMASI NUSAPUTERA maupun ke perguruan tinggi yang lain, sesuai dengan yang diminati.


___________________

BACK TO HOME

Farmasi

Sekolah Farmasi ya SMK Nusaputera 2 Semarang. Pilih Farmasi di SMK Nusaputera 2 Semarang. Pilih Farmasi Industri ya di SMK Nusaputera 2 Semarang.  Dua-duanya bisa diandalkan, buat masa depan yang cerah

SMK NUSAPUTERA 2


BIDANG KEAHLIAN :
KESEHATAN & PEKERJAAN SOSIAL

PROGRAM KEAHLIAN :
FARMASI

KOMPETENSI KEAHLIAN :
FARMASI KLINIS & KOMUNITAS

Farmasi adalah kompetensi  keahlian dari SMK NUSAPUTERA 2 pada saat awal berdirinya hingga sekarang. Pada awalnya siswa-siswi Sekolah Menengah Farmasi dididik untuk membantu semua tugas apoteker pada bidang produksi, distribusi dan pelayanan. Peluang kerja lulusan SMK NUSAPUTERA 2 sangatlah luas, yaitu di industri, PBF, apotik, rumah sakit, toko obat.

Beberapa tahun terakhir ini, terjadi perubahan yang mendasar kurikulum sekolah farmasi. kompetensi keahlian FARMASI dipecah menjadi dua kompetensi yang lebih spesifik yaitu Kompetensi Keahlian FARMASI KLINIS & KOMUNITAS dan  FARMASI INDUSTRI. Sementara FARMASI dalam struktur kurikulum berubah menjadi PROGRAM KEAHLIAN yang mencakup 2 kompetensi di atas.


FARMASI KLINIS & KOMUNITAS kompetensi keahlian yang mengarah ke bidang pelayanan farmasi yaitu suatu praktik kefarmasian yang berhubungan langsung dengan pasien atau masyarakat, sementara untuk bidang produksi ditempati oleh lulusan kompetensi keahlian FARMASI INDUSTRI

Pada kompetensi keahlian ini peserta didik SMK NUSAPUTERA 2 diajarkan dasar-dasar keahlian yang berupa simulasi digital, anatomi fisiologi, kesehatan dan keselamatan kerja, ilmu kesehatan masyarakat, perundang-undangan kesehatan, laboratorium dasar kesehatan. Kemudian mata pelajaran yang menjadi paket keahliannya adalah teknik pembuatan sediaan obat, farmakologi, farmakognosi, administrasi farmasi, kimia farmasi dan pelayanan farmasi. Selain itu peserta didik dibekali pula dengan mata pelajaran muatan lokal bahasa jawa dan bahasa mandarin

TUJUAN KOMPETENSI KEAHLIAN FARMASI KLINIS & KOMUNITAS SMK NUSAPUTERA 2
  1.  Menghasilkan tenaga menengah farmasi berkualitas yang mampu bekerja dibidangnya dengan baik
  2. Menghasilkan tenaga menengah farmasi yang berakhlak mulia dan berbudi pekerti luhur
  3. Menghasilkan lulusan yang berkarakter, mandiri, bertanggung jawab, disiplin, jujur, dan mempunyai keinginan untuk terus berkembang
  4. Menghasilkan tenaga menengah farmasi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha


LAPANGAN KERJA LULUSAN SMK NUSAPUTERA 2 PAKET KEAHLIAN FARMASI
  1.  Apotik, Toko Obat
  2. Klinik, Balai Pengobatan
  3. Rumah sakit
  4. Medical Representative



Para lulusan SMK NUSAPUTERA 2 baik kompetensi keahlian FARMASI KLINIS & KOMUNITAS maupun FARMASI INDUSTRI juga bisa melanjutkan ke D3 FARMASI NUSAPUTERA maupun ke perguruan tinggi yang lain, sesuai dengan yang diminati.






BACK TO HOME

H K N

PERINGATAN HKN di SMK NUSAPUTERA 2

Senam Bersama
Seperti halnya tahun-tahun sebelumnya, Hari Kesehatan Nasional tahun ini dirayakan dengan lomba-lomba antar kelas, antara lain lomba kebersihan kelas, lomba bakiak dan cerdas cermat. Sebelum pelaksanaan lomba antar kelas, dilakukan terlebih dahulu senam bersama. Semua civitas academica ikut bergoyang bersama dalam suasana yang gembira dan menyehatkan. Sinar matahari pagi ikut memanaskan suasana sehingga menjadi lebih meriah.

PANTANG MENYERAH




BERPIKIR KERAS
PENGHARGAAN
Mengapa Hari Kesehatan Nasional jatuh pada tanggal 12 Nopember?

Kalian tahu penyakit malaria kan? Penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk dengan ciri-ciri khasnya adalah badan terasa dingin kemudian diikuti demam panas yang tinggi. Nah... dulu, saat penyakit ini belum ada obatnya pernah terjadi wabah malaria sekitar tahun 1960.  Ratusan ribu jiwa melayang akibat malaria. Peristiwa yang sangat memilukan. Pada bulan September 1959 dibentuk Dinas Pembasmian Malaria (DPM) yang kemudian pada Januari 1963 dirubah menjadi Komando Operasi Pembasmian Malaria (KOPEM). Pembasmian malaria tersebut ditangani secara serius oleh pemerintah dengan dibantu oleh WHO.

Pada 12 November 1964, peristiwa penyemprotan nyamuk malaria secara simbolis dilakukan oleh Bung Karno selaku Presiden RI di desa Kalasan, sekitar 10 km di sebelah timur kota Yogyakarta. Meskipun peristiwanya sendiri merupakan upacara simbolis penyemprotan nyamuk, tetapi kegiatan tersebut dibarengi dengan kegiatan pendidikan atau penyuluhan kepada masyarakat. Peristiwa itu kemudian dikenal sebagai Hari Kesehatan Nasional (HKN), yang setiap tahun terus menerus diperingati sampai sekarang. Sejak itu, HKN dijadikan momentum untuk melakukan pendidikan/penyuluhan kesehatan kepada masyarakat
PRESTASI


Hari Pahlawan


PERINGATAN HARI PAHLAWAN di SMK NUSAPUTERA 2

Hari Pahlawan, Senin, 10 Nopember 2014, diperingati oleh civitas academica SMK NUSAPUTERA 2 Semarang dengan upacara bendera. Petugas upacara kali ini adalah Kelas X FARMASI 1 dan sebagai Pembina Upacara adalah Ibu Rini Roslianti, S.Sos. Upacara yang diselenggarakan di Lapangan tengah berlangsung lancar. Pembina Upacara membacakan sambutan dari Menteri Sosial yang bertemakan Pahlawanku Idolaku.   

Meskipun kalian belum lahir dan tentu tidak mengalami, tetapi kalian bisa membayangkan bagaiman negeri ini diperjuangkan oleh para pejuang kita. Bagaimana keadaan saat itu, tentu jauh dari apa yang kamu rasakan sekarang ini. Semangat tinggi, pantang menyerah, nasionalis, rela berkorban adalah beberapa contoh karakter yang dimiliki oleh para pahlawan kita, yang bisa kamu terapkan di kehidupan sekarang ini.  Kalau kamu punya cita-cita yang baik, perjuangkan dengan semangat tinggi, pantang menyerah seperti yang diperlihatkan oleh para pahlawan kita dulu. Jadikan para pahlawan kita sebagai idola, yang pantas kita tiru dan diteladani.

SEJARAH HARI PAHLAWAN

Indonesia menjadi bangsa yang bebas dan merdeka setelah kemerdekaan diproklamirkan pada tanggal 17 Agustus 1945. Para pemimpin bangsa mulai memikirkan bagaimana negeri ini dibawa. Sebagai bangsa yang merdeka harus mampu mengelola negeri ini sendiri. Termasuk urusan keamanan harus ditangani oleh tentara kita sendiri. Jadi kalau ada tentara jepang yang masih ada disini pakai senjata. Ya gak boleh dong.... Maka pejuang dan rakyat Indonesia berusaha melucuti persenjataan mereka. Bisa dperkirakan apa yang terjadi. Pertempuran terjadi dimana-mana.

Pada tanggal 25 Oktober 1945, tentara Inggris tiba di Surabaya, pura-pura menawarkan jasa membantu melucuti senjata dari tentara Jepang. Setelah kepura-puraan itu diketahui oleh tentara Indonesia maka pertempuran berubah arah menjadi pertempuran melawan tentara Inggris.

Pada suatu ketika Brigadir Jenderal Mallaby terbunuh, ini wajar kan kalau dalam satu pertempuran ada yang mati. Kalau mereka marah berarti tidak fair, sampai mengeluarkan ultimatum yang isinya paling lambat jam 06.00 pagi tanggal 10 Nopember 1945, rakyat Indonesia harus menyerahkan senjatanya. Ultimatum ini tentu ditolak dengan tegas, sehingga setelah jam 06 saat itu, terjadi pertempuran hebat di Kota Surabaya. Banyak rakyat yang berguguran sebagai pahlawan.

Tentara Inggris mengira pertempuran akan segera selesai, tetapi tidak bagi Bung Tomo dan pemuda-pemuda di Surabaya. Semangat pantang menyerah yang dikobarkan oleh Bung Tomo membuat pertempuran terus berlangsung dan pecah dimana-mana di seluruh Indonesia. So Tanggal 10 Nopember 1945 pantas dikenang sebagai Hari Pahlawan. Bagi siswa-siswi SMK NUSAPUTERA 2 harus bisa meniru dong semangat juang yang dicontohkan para pahlawan kita. Terutama dalam memperjuangkan cita-citanya. Bisa kan...?