SMK NUSAPUTERA 2

SMK NUSAPUTERA 2
[] PANDEMI COVID 19 SEDANG MELANDA [] TERUS PUPUK SEMANGAT BELAJAR [] CITA-CITA KALIAN SUDAH SEMAKIN DEKAT, NEGERI INI MEMBUTUHKAN SUMBANGSIH KALIAN [] QUALITY IN ME []

Gaya Belajar

 ALUMNI  ARTIKEL  GALERI   PPD   SEKOLAH 

MENGENAL GAYA BELAJAR YANG SESUAI DENGAN DIRI KAMU

Penulis : Andy Kristanto, S.Pd., Guru BK SMK Nusaputera 2

Setiap individu memiliki keunikan, setiap individu berbeda satu dengan yang lainnya. Perbedaan tersebut menyangkut banyak hal, salah satunya  dalam kegiatan menyerap dan mengolah informasi baru yang didapatinya. Setiap individu berbeda-beda menerjemahkan kenyamanan dalam menyerap dan mengolah informasi baru. Sebagai contoh, ada individu yang mudah menyerap informasi dan mencernanya pada situasi yang sepi, ada juga individu  yang dapat menyerap informasi dengan mendengarkan sesuatu yang disukainya, atau kenyamanan berpikir diperoleh seseorang saat dilakukan sambil bergerak,  ada seseorang yang nyaman dengan belajar sendiri, ada juga yang senang secara berkelompok, atau situasi lainnya yang berbeda. Situasi-situasi kenyamanan dalam menyerap informasi di atas biasa disebut dengan gaya belajar

Apa itu Gaya Belajar ? 

Menurut Bobby De porter, gaya belajar adalah kombinasi dari bagaimana ia menyerap, kemudian mengatur serta mengolah informasi.  Seperti apa sih gaya belajar yang pas untuk kamu? Yuk, kenali perbedaan dan cara belajar yang tepat untuk tipe visual, auditori dan kinestetik berikut ini.

1. Gaya Belajar Auditori 

Bagi kamu yang memiliki gaya belajar auditori, kamu akan banyak menggunakan indera pendengaran sebagai alat untuk menyerap informasi yang masuk. Individu dengan tipe ini tidak masalah dengan tampilan visual saat belajar, yang penting adalah pembicaraan, percakapan, atau tuturan. Oleh karena itu, gaya belajar auditori biasanya peka dan lebih mudah menghapalkan ucapan yang pernah didengar, bukan apa yang dilihat. 

Ciri-ciri belajar auditori 

  • Senang mendengarkan 
  • Suka mengingat sesuatu dari apa yang didengar    daripada yang dilihat 
  • Mudah terdistraksi dengan keramaian 
  • Senang membaca dengan mengeluarkan suara 
  • Mudah mengingat nama apabila berkenalan dengan orang yang baru. 

Rekomendasi cara belajar pada tipe gaya belajar auditori ini :

  • Belajar dengan cara berdiskusi 
  • Membaca buku sambil mengeluarkan suara 
  • Merekam penjelasan materi dan didengarkan secara berualang-ulang 
  • Belajar dengan mendengarkan musik atau audio lainnya yang mendukung kegiatan pembelajaran. 

2. Gaya Belajar Visual 

Bagi kamu yang memiliki gaya belajar visual, kamu akan banyak menggunakan indera penglihatan sebagai alat untuk menyerap informasi yang masuk. Individu dengan tipe belajar ini perlu melihat secara visual untuk lebih mudah mengerti dan memahami suatu materi. Tipe belajar visual lebih nyaman dengan penggunaan warna-warna, garis dan bentuk. 

Ciri-ciri belajar visual :

  • Lebih suka membaca dari pada dibacakan 
  • Berbicara dengan tempo yang cenderung cepat 
  • Sulit menerima informasi secara verbal, kecuali dengan mencatat
  • Mudah mengingat apa yang dilihat daripada apa yang didengar 

Rekomendasi cara belajar pada tipe gaya belajar visual ini : 

  • Membuat mind mapping 
  • Belajar dari berbagai media yang menggunakan  gambar/ foto atau video 

3. Gaya belajar Kinestetik 

Bagi kamu yang memiliki gaya belajar Kinestetik, akan lebih  menekankan praktik langsung atas apa yang sedang dipelajari. Individu dengan tipe belajar kinestetik lebih senang kalau dibiarkan mengerjakan sendiri atau praktik langsung. Dengan melakukan atau menyentuh objek yang dipelajari akan memberikan pengalaman tersendiri bagi tipe belajar ini.  


Ciri-ciri belajar kinestetik :

  • Senang dengan kegiatan praktik 
  • Kesulitan dalam menulis tetapi pandai dalam bercerita 
  • Saat berkomunikasi lebih banyak disertai dengan isyarat /gerakan tubuh 
  • Menyukai aktivitas yang melibatkan gerak tubuh seperti olahraga

Rekomendasi cara belajar pada tipe gaya belajar kinestetik ini :

  • Belajar dengan cara praktik langsung atau eksperimen 
  • Belajar dengan menggerakan anggota tubuh 
Lingkungan belajar memberi pengaruh besar pada keberhasilan belajarmu. Karena itu, ciptakanlah suasana belajar yang nyaman, sehat, dan santai. Lingkungan yang nyaman bersifat subjektif karena terkait dengan modalitas belajar.

Jika kamu adalah seorang dengan modalitas VISUAL, pengingat-pengingat visual seperti poster,  lukisan akan membuatmu memiliki sikap positif dalam belajar. Jika kamu memiliki modalitas AUDITORIAL, penggunaan musik untuk belajar atau suasana yang tenang tanpa suara merupakan syarat mutlak untuk membantu kamu lebih berkonsentrasi. Dan jika kamu memiliki modalitas KINESTETIK, biasanya senam ringan diperlukan sebelum belajar. Bahkan, sekadar melompat-lompat di ruang belajar dapat membantu kalian berkonsentrasi dalam belajar.

Itulah perbedaan dari tiga gaya belajar menurut Bobby De Potter. Bagaimana? Apakah sudah lebih memahami dirimu lebih baik lagi? Semoga dengan memahami gaya belajar yang tepat, bisa belajar secara lebih efektif lagi ya!

Sumber : Bobbi DePorter & Mike Hernacki. 2011. Quantum Learning: Membiasakan Belajar Nyaman dan Menyenangkan (Terjemahan). Penerbit Kaifa, Bandung, Cetakan XXX.

____________
Back to HOME

4 komentar:

  1. Balasan
    1. Bagus....semoga prestasimu meningkat terus ...

      Hapus
  2. Type saat saya belajar adalah:
    1. cara belajar saya pada tipe gaya belajar auditori yakni belajar menggunakan indera pendengaran secara detail dan merekam semua percakapan maupun pembicaraan informasi yang di berikan orang lain,belajar sambil mendengarkan musik, cara penghafalan secara materi harus berbicara secara langsung spya apa yang saya pelajari dapat bisa masuk otomatis di pikiran saya meskipun membutuhkan waktu membaca sekitar 3 sampai 4 kali.sekian pendapat saya, terimakasih ����

    BalasHapus
    Balasan
    1. mengenali diri itu sangat penting, sehingga dapat memilih gaya belajar yang tepat. Bagus semoga sukses...

      Hapus

Link yang penting diketahui