[] TAHUN AJARAN TELAH TIBA [] TERUS PUPUK SEMANGAT BELAJAR [] CITA-CITA KALIAN SUDAH SEMAKIN DEKAT, NEGERI INI MEMBUTUHKAN SUMBANGSIH KALIAN [] QUALITY IN ME []

JUARA SEM. GSL

Siswa-siswi SMK Nusaputera 2 yang berprestasi dalam bidang akademik semester gasal tahun pelajaran 2015-2016

XA : 1. Febrina Cahyani A. 2. Aldila Sekar Kinasih 3. Afrinia Tri Utami
XB : 1. Alfina Turjanah 2. Lailatun Nafisah 3. Amelia Arini Hidayah
XC : 1. Sekar Milinia Riyanti 2. Asadiana 3. Intan Oktavia
XD : 1. Asti Yulinia 2. Erni Septiningsih 3. Dwi Rahmawati

X Fi : 1. Aryasatya 2. Irfan Rusydi 3. Nur Ayu

XIA : 1. Radha Husni A. 2. Natasya Maulida A. 3. Mira Rizki L.
XIB : 1. Annisa Wahyu H. 2. Risma Nur M. 3. Meliana Ayu RP.
XIC : 1. Putri Nur A. 2. Reni Agustia N. 3. Nurul Femi DO.
XID : 1. Tiara Maulida A. 2. Putri Rahma T. 3. Erlian Dwima A.

XIFi : 1. Lazka Roosie 2. Elsa Widya P. 3. Fitri Handayani

XIIA.: 1. Dian Nur A. 2. Wamelinda Dwi M. 3. Asry Lestari
XIIB : 1. Tanti Winarsih 2. M. Dandy 3. Dinna Dwi A.
XIIC : 1. Eni Susilawati 2. Rani Ainurrohmah 3. Rani Nabila HF.
XIID : 1. Melly Oktafiana 2. Masithoh Nur 3. Tutut Apriyanti
XIIE : 1. Ravita Nur Hidayah 2.Anita Febby 3. Dyah Witantri

XIIFi : 1. Isvi Diyanti 2. Rika Putri H. 3. Kurnia Yudhistira FT.

Ket. Juara 1 setiap kelas mendapatkan beasiswa bebas SPP selama 1 semester berikutnya.

Arti Pahlawan

Sekar Milinia Riyanti X Farmasi 3
   Juara I Lomba menulis dalam rangka Bulan Bahasa 2015 dan Hari Pahlawan di Lingkungan SMK Nusaputera 2

Pahlawan. Tentu kata itu tidak asing di telinga kita. Pahlawan adalah seseorang yang berhati mulia. Perbuatannya bermanfaat dan berpengaruh terhadap tingkah laku masyarakat. Pada zaman penjajahan, pahlawan adalah mereka yang berjasa mengusir penjajah dari negara kita. Tanpa pengorbanan dan perjuangan mereka, kita tidak akan hidup bebas seperti sekarang ini. Tidak merasa cemas dan takut saat menjalani aktiitas. Pahlawan bertaruh nyawa saat berperang di medan perang sampai titik darah penghabisan.

Apakah usaha mereka langsung berhasil? Tentu saja tidak. Ratusan tahun mereka berjuang mati-matian untuk mengusir penjajah dari bumi pertiwi ini. Banyak kendala yang mereka hadapi. Salah satunya adalah jumlah senjata yang sangat terbatas. Apakah kendala itu meluruhkan semangat mereka? Tentu saja tidak. Justru hal itu membuat para pahlawan tetap semangat dan berpikir keras bagaimana cara mengusir penjajah.

Banyak sikap dari pahlawan yang dapat kita contoh. Diantaranya adalah kerja keras, semangat, rela berkorban, pantang menyerah, mencintai negeri  dengan setulus hati, tolong menolong, dan masih banyak lagi sikap positif dari mereka yang dapat kita contoh dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pahlawan memberikan arti yang sesungguhnya kepada kita. Bagaimana sikap yang harus kita miliki. Kita harus mnghargai mereka. Karena apa? Karena mereka sudah berjuang keras agar negara kita merdeka. Ayo tegakkan rasa cinta tanah air! Jangan membuat mereka kecewa!

Di era sekarang, yang disebut sebagai pahlawan tidak hanya mereka yang berjuang pada zaman penjajahan. Banyak orang di sekitar kita yang dapat kita sebut sebagai pahlawan. Contohnya adalah ayah, ibu, guru, dokter, dan masih banyak lagi. Ayah dan ibu adalah pahlawan dalam hidup kita. Mereka mendidik kita sampai sekarang ini. Mereka rela berkorban agar anaknya bahagia. Oleh karena itu, kita jangan pernah sekali-kali menyakiti hati mereka.

Bapak ibu guru adalah pahlawan bagi kita. Mereka dengan kesabaran dan ketulusan hati memberikan kita ilmu-ilmu yang bermanfaat bagi kita di masa depan nanti. Banyak orang di luar sana yang perbuatannya sangat mulia dan tepat disebut sebagai pahlawan. Peristiwa kabut asap yang melanda Pulau Sumatera dan Kalimantan telah menyebabkan kerugian bagi kesehatan. Orang-orang yang berhati mulia tersebut membagikan masker kepada masyarakat secara gratis. Perbuatan mereka sangat sederhana bukan ?

Lalu apakah kiat, jika mau disebut sebagai pahlawan? Kita dapat menjadi pahlawan, asalkan niat kita dari dalam hati adalah untuk membantu orang lain. Perbuatan, yang kita lakukan bermanfaat bagi orang banyak. Jangan pernah mengharapkan imbalan apapun dari orang lain. Tegakkan rasa tolong menolong kepada sesama. Perbuatan yang kita lakukan adalah untuk mencari ridha Allah SWT. Amin.

Ds. PENGLIPURAN






_________________
Inilah foto-foto mereka yang lain...
1. saat di Bedugul
2. saat di Joger
3. saat di Tanah Lot
4. saat di Desa Penglipuran
5. saat di Tanjung Benoa
6. saat di Pantai Pandawa
7. saat nonton Tari Kecak
8. saat di Museum Bajra Shandi
9. saat di PT. Sido Muncul 

TANJ. BENOA






_________________
Inilah foto-foto mereka yang lain...
1. saat di Bedugul
2. saat di Joger
3. saat di Tanah Lot
4. saat di Desa Penglipuran
5. saat di Tanjung Benoa
6. saat di Pantai Pandawa
7. saat nonton Tari Kecak
8. saat di Museum Bajra Shandi
9. saat di PT. Sido Muncul

BEDUGUL







_________________
Inilah foto-foto mereka ...
1. saat di Bedugul
2. saat di Joger
3. saat di Tanah Lot
4. saat di Desa Penglipuran
5. saat di Tanjung Benoa
6. saat di Pantai Pandawa
7. saat nonton Tari Kecak
8. saat di Museum Bajra Shandi
9. saat di PT. Sido Muncul

BAJRA SHANDI







_________________
Inilah foto-foto mereka yang lain...
1. saat di Bedugul
2. saat di Joger
3. saat di Tanah Lot
4. saat di Desa Penglipuran
5. saat di Tanjung Benoa
6. saat di Pantai Pandawa
7. saat nonton Tari Kecak
8. saat di Museum Bajra Shandi
9. saat di PT. Sido Muncul

TANAH LOT







_________________
Inilah foto-foto mereka ...
1. saat di Bedugul
2. saat di Joger
3. saat di Tanah Lot
4. saat di Desa Penglipuran
5. saat di Tanjung Benoa
6. saat di Pantai Pandawa
7. saat nonton Tari Kecak
8. saat di Museum Bajra Shandi
9. saat di PT. Sido Muncul

KECAK





_________________
Inilah foto-foto mereka ...
1. saat di Bedugul
2. saat di Joger
3. saat di Tanah Lot
4. saat di Desa Penglipuran
5. saat di Tanjung Benoa
6. saat di Pantai Pandawa
7. saat nonton Tari Kecak
8. saat di Museum Bajra Shandi
9. saat di PT. Sido Muncul

JOGER







_________________
Inilah foto-foto mereka ...
1. saat di Bedugul
2. saat di Joger
3. saat di Tanah Lot
4. saat di Desa Penglipuran
5. saat di Tanjung Benoa
6. saat di Pantai Pandawa
7. saat nonton Tari Kecak
8. saat di Museum Bajra Shandi
9. saat di PT. Sido Muncul

PANDAWA BEACH






_________________
Inilah foto-foto mereka ...
1. saat di Bedugul
2. saat di Joger
3. saat di Tanah Lot
4. saat di Desa Penglipuran
5. saat di Tanjung Benoa
6. saat di Pantai Pandawa
7. saat nonton Tari Kecak
8. saat di Museum Bajra Shandi
9. saat di PT. Sido Muncul

Study Tour Bali

Pagi itu, Selasa, 6 Oktober 2015, empat buah bis besar melaju dengan kecepatan sedang di jalan tol Semarang Ungaran. Tampak didalamnya Siswa-siswi SMK Nusaputera 2 Semarang  penuh riang gembira mengawali perjalanan panjang menuju ke Pulau Dewata, Bali. Tujuan kegiatan ini adalah belajar di luar kelas atau outing class. Jika selama ini mereka belajar bagaimana obat dibuat dan diuji kualitasnya di dalam kelas dan laboratorium serta bagaimana belajar karakter disiplin, toleransi, tanggung jawab, proaktif dan lain-lain, maka kali ini mereka akan belajar ditempat yang sesungguhnya dan menerapkannya selama perjalanan. 

Keluar dari pintu tol Ungaran, bis melambat, suasana lalu lintas tidak begitu ramai sehingga bis yang kami tumpangi dapat berjalan lancar. Sekitar pukul 08.40 rombongan tiba di PT Sido Muncul, Bergas Kab. Semarang.

Memasuki kawasan pabrik, kami disuguhi pemandangan bangunan pabrik yang luas dikelilingi taman-taman yang terawat rapi disekitar bangunan. Cukup jauh bis memasuki kawasan pabrik sebelum berhenti di suatu tempat yang kemudian diketahui sebagai unit produksi pengolahan limbah pabrik. O ya rombongan di bagi dua, sehingga 2 bis yang lain, pembelajaran dimulai  dari unit yang berbeda. 

Kami dikumpulkan di ruangan dan diberi penjelasan mengenai unit ini. Unit ini mengolah limbah dari proses produksi jamu. Limbah yang sebagian besar berupa ampas tumbuhan diolah melalui proses fermentasi menjadi pupuk. Beberapa hasil olahan yang berbentuk cair tampak dikemas dalam jirigen super besar tertata rapi di berbagai sudut gudang, dan siap dikirim ke Rusia dan Amerika. Sementara tumpukan limbah padat terlihat menggunung disisi lain gudang. Proses fermentasi yang memakan waktu kurang lebih 2 tahun membuat tumpukan semakin banyak.

Selesai dari unit ini, kami naik bis lagi dipandu menuju gudang bahan baku jamu. Beberapa bagian bangunan tampak sedang di renovasi. Namun tidak mengganggu kegiatan ini. Kami tiba digudang yang sangat besar, menampung ratusan karung simplisia yang tertata rapi dirak-rak yang terbuat dari besi. meskipun sebenarnya PT Sido Muncul mempunyai kebun tanaman obat sendiri namun perusahaan tetap mendatangkan bahan baku dari para petani di wilayah Jawa Tengah, bahkan ada juga yang didatangkan dari Tanah Papua. Stok bahan baku yang banyak dimaksudkan agar produksi tidak terhambat karena kekurangan bahan baku.

Selesai dari gudang simplisia kami diajak berjalan menyusuri selasar sambil menikmati taman-taman di halaman pabrik. Tak lama kemudian kami diperlihatkan gudang bahan non simplisia seperti, gula, madu, susu dan lainnya. Pemandangan berikutnya lewat kaca jendela adalah mesin-mesin pengemas primer dari sediaan serbuk sedang bekerja. Tidak hanya satu mungkin sepuluh mesin sedang aktif mengemas produk Kuku Bima dalam sacchet. Di sisi yang lain kami melihat produk  seperti susu jahe sedang dikemas sekunder oleh tangan-tangan terampil tenaga kerja yang kebanyakan wanita. Menurut penjelasan yang kami terima, meskipun dibeberapa bagian pabrik sudah menggunakan mesin-mesin modern tetapi PT. Sido Muncul tetap berusaha menggunakan tenaga kerja dari warga sekitar, sehingga keberadaan pabrik dapat dinikmati oleh masyarakat.

Berikutnya kami dipandu menuju lantai 2, tampak peralatan laboratorium yang lengkap dan banyak macamnya. Beberapa orang sedang bekerja dengan alat tersebut. Turun dari lantai 2 kami dipandu menuju ke unit pengemasan, tampak beberapa jalur pengemasan aktif bekerja.

Terakhir kami dipandu menuju unit produksi jamu yang kesohor yaitu Tolak Angin. Kami melihat lewat kaca, bagaimana cairan jamu diisikan kedalam sacchet kemudian hasilnya di lakukan sortasi.

Selesai sudah belajar di dalam pabrik, rombongan yang tadinya terpisah menjadi dua disatukan kembali di kawasan Agro Wisata, menuju ke sana kami berjalan menyusuri jalan setapak di antara rimbunnya pepohonan yang membuat suasana menjadi sejuk.  Banyak siswa tidak melewatkan kesempatan ini untuk berselfie maupun foto bersama. Di sisi lain kami melihat kandang-kandang besar tempat tinggal harimau, buaya, monyet dan lain-lain terpelihara dengan baik. 

Tepat di depan aula/ruang pertemuan terdapat kolam ikan besar dan hiasan air terjun yang memanjang tampak indah dan gagah. Bagi yang hobi berfoto tentu menyempatkan diri untuk berselfie. Memasuki ruang pertemuan, tenggorokan kami disegari dengan minuman tradisional yang disediakan oleh PT. Sido Muncul.

Pada pertemuan ini, PT. Sido Muncul menceritakan perjalanan sejarah pabrik, dari industri rumahan sampai menjadi industri besar. Namun karena waktu sudah menjelang siang, maka acara diskusi tidak berlangsung lama, dari siswa hanya ada dua yang bertanya. Akhirnya kami harus undur diri dengan ucapan terima kasih atas pembelajaran yang terjadi hari ini dan bingkisan berisi produk-produk PT. Sido Muncul

Perjalanan berlanjut lalu singgah di RM Bintangan di daerah Ambarawa, makan siang dan ganti baju serta tak lupa sholat. Menjelang malam rombongan sampai di RM Nirwana Ngawi. Perjalanan tidak menemui hambatan yang berarti, tiba di Pelabuhan Ketapang sekitar pukul 4.30 WIB tampak sepi tidak banyak antrian kendaraan sehingga bis bisa langsung masuk kapal dan menyeberang. Pukul 6.15 WITA kami menginjakan kaki di Pulau Bali dan melanjutkan perjalanan.


Persinggahan pertama di Pulau Bali adalah RM Kenanga, mandi dan makan pagi. Hari I di Bali kami mengunjungi Khrisna, Bedugul, makan siang di RM Saras Bedugul, dan Tanah Lot. Selama di Bali kami menginap di Hotel Pelopor,Denpasar. Hari II berkunjung ke Desa Penglipuran, Tanjung Benoa, Pantai Pandawa dan melihat Tari Kecak. Hari III, ke Pasar Sukawati, Museum Bajra Shandi dan RM Soka, terus pulang. Pukul 07.30 WIB sampai di Kampus tercinta dengan menyimpan kenangan masing-masing.
_________________
Inilah foto-foto mereka ...
1. saat di Bedugul
2. saat di Joger
3. saat di Tanah Lot
4. saat di Desa Penglipuran
5. saat di Tanjung Benoa
6. saat di Pantai Pandawa
7. saat nonton Tari Kecak
8. saat di Museum Bajra Shandi